PENGEMBARAAN TEBING TERJAL

MERAIH DUA PUNCAK TEBING SEKALIGUS

Di dalam Gopala Valentara terdapat tiga syarat sebelum Anggota Muda dilantik menjadi Anggota Gopala Valentara. Tahapan tersebut yaitu Pendidikan Pemantapan, Pengembaraan dan Pengabdian, dimana ketiga tahapan tersebut dapat mendukung proses kemajuan dan menambah pengetahuan maupun pengalaman. Disini kami melakukan pengembaraan Tebing Terjal berlokasi di Tebing Goa Cerme dan Tebing Parangndog pada tanggal 25-28 Juli 2016 yang bertujuan untuk lebih mendekatkan antara semua anggota Gopala Valentara baik anggota maupun anggota muda, dan juga sebagai salah satu cara untuk memperoleh poin guna memenuhi persyaratan untuk presentasi sleyer merah.

Tebing Goa Cerme berlokasi disebelah barat Goa Cerme, terletak di desa Srunggo 2, Selopamioro, Imogiri Bantul, Yogyakarta, yang merupakan tebing berjenis batu kapur atau karst. Lokasi tebing Goa Cerme memiliki sarana umum seperti pendopo, kamar mandi dan juga warung makan yang dapat menunjang kegiatan panjang tebing. Tebing Goa Cerme memiliki 10 jalur pemanjatan yang sangat menantang bagi para pecinta panjat tebing. Sedangkan Tebing Parangndog terletak di sebelah timur pantai Parangtritis, tepatnya di desa Watu Gupit, Gabuk, Giri Cahyo, Purwosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Tebing Parangndogjuga merupakan tebing berjenis batu kapur atau karst. Peresmian nama menjadi tebing Parangndog dilakukan oleh Sekber Mapala Yogyakarta pada tahun1998. Tebing Parangndog memiliki 4 jalur yaitu jalur Kabisat, jalur Semut, jalur Boker dan jalur Ungu.

dscn9533
Salah satu peserta yang sedang memanjat

Senin, 25 Juli 2016, persiapan pengembaraan Tebing Terjal dimulai sejak pukul 09.00. Persiapan yang dilakukan antara lain adalah membuat cek list barang apa saja yang akan dibawa dan diperlukan saat kegiatan pengembaraa Tebing Terjal, Selain itu kami juga menge-list logistik untuk konsumsi yang dibutuhkan selama 3 hari. Selesai packing sekitar pukul 12.17. Setelah adzan dhuhur berkumandang, kami para peserta dan pendamping berangkat. Pukul 17.32 seluruh anggota beserta pendamping telah sampai di Goa Cerme, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Pukul 17.45-19.50 WIB kami membangun tenda dan memasak makan malam. Pukul 20.13 kami selesai makan, setelah itu kami lanjut beres-beres sampai pukul 21.15. pukul 21.19 kami bersiap untuk melakukan refresh materi dan evaluasi, dan kami beristirahat agar memiliki cukup energi untuk pemanjatan esok hari.

Hari Selasa yang sangat cerah, pukul 05.36 WIB kami bangun. Setelah kami selesai memasak sarapan, kami mulai makan, dan kami langsung bersiap-siap menuju ke tebing. Pukul 07.45 kami sampai di tebing. Setelah sampai di tebing, kami mengeluarkan alat-alat pemanjatan, tak lupa kami melakukan pemanasan untuk merenggangkan otot-otot untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan saat memanjat tebing. Pukul 08.35 kami memulai pemanjatan, kali ini kami langsung menggunakan dua jalur yaitu yang jalur 1 untuk artificial , sedangkan jalur 2 untuk runner to runner. Kami hanya mampu mencapai runner2-4 saja. Kami terus mencoba memanjat tapi belum ada yang mencapai top. Karena hari mulai sore akhirnya pukul 17.31 kami cleaning dan cek alat kemudian packing. Pukul 18.30 kami sampai basecamp, kemudain melakukan ceklist ulang sampai pukul 18.33. pukul 19.00-20.30 kami mandi,masak lalu pukul 20.32 kami makan malam. Kemudian kami evaluasi dan briefing hingga pukul 22.41 lalu beranjak tidur.

dscn9416

Rabu, kami memulai aktivitas yang sama. Kami bangun pukul 05:30. Setelah selesai sarapan dan packing, kami pun mulai melakukan pemanjatan pukul 07:00 WIB. Satu per satu dari kami melakukan pemanjatan. Namun, hanya beberapa dari kami yang mampu mencapai top. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 16:00, akhirnya kami kembali ke basecamp setelah packing. Malamnya, pada pukul 20:00, kami kembali melakukan briefing dan evaluasi. Keputusan malam itu pengembaraan kali ini tambah hari dan pindah ke tebing parangdog pada hari kamis. Kamis, Pukul 05.30 kami bangun lalu mandi dan bersiap siap, pukul 06.30 kami makan. Setelah makan kami memulai perjalanan ke tebing parangndog. Pukul 08.20 kami sampai tebing kemudian pemanasan dan menyiapkan alat, kami mulai melakukan pemanjatan. Dan untunglah, sisa tenaga kami masih dapat kami gunakan untuk mencapai top. Walaupun sempat kesulitan, tekad kami akhirnya mengalahkan fisik kami yang sudah kelelahan. Pukul 16:00 Kami semua pun selesai melakukan pemanjatan di Tebing Parangndog ini. Sungguh sebuah perjuangan bagi kami, karena pengembaraan terpaksa diperpanjang akibat kekurangan fisik dan teknik kami. Namun untunglah, semangat kami mampu menutupi kekurangan kami tersebut, hingga akhirnya puncak top parangndog berhasil kami gapai.

Oleh: Tri Kusumawardani, NRA. GV-280/XXXI

img_20160727_165414
Anggota Muda Gopala Valentara Diklatsar ke-XXXII di Tebing Goa Cremei
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s