GREEN CAMPUS, BUKAN SEKEDAR KAMPUS HIJAU

GREEN CAMPUS, BUKAN SEKEDAR KAMPUS HIJAU

GREEN CAMPUS BERBASIS: Green Rules, Green Attitude, Green Lifestyle, Green Infrastructure

Bicara soal lingkungan, dewasa ini semakin menjadi menjadi kesadaran publik.Hal ini dibuktikan dengan banyaknya diskusi publik tentang masalah lingkungan hidup, aktivis lingkungan, perjanjian antar negara dan peraturan untuk meredam kerusakan yang ada.Selain itu masalah lingkungan dan upaya pengelolaannya menjadi semakin kompleks, mencakup berbagai aspek yang sangat luas, sementara pemahaman manusia terhadap lingkungan hidup masih sangatlah kurang.

Masalah lingkungan merupakan masalah bersama yang membutuhkan sinergi semua elemen masyarakat, termasuk didalamnya adalah civitas akademika. Sebagai akademisi, pemikiran kedepan tentang masalah lingkungan sangat dinanti oleh masyarakat karena kualitas lingkungan yang baik akan menopang kehidupan yang baik.

greencampus-3
Kampus hijau demi meningkatkan kualitas lingkungan hidup

Masalah – masalah lingkungan hidup seringkali tidak menjadi prioritas dan seringkali menjadi sub-agenda yang pada akhirnya tenggelam dalam tema kampanye yang lebih luas.Isu – isu lingkungan yang masuk dalam mainstream kampus lebih banyak pada hal- hal yang sifatnya temporer dan terkesan reaksioner seperti bencana alam, kecelakaan di hutan atau perusakan hutan oleh kegiatan manusia, dampak dari kegiatan yang temporer ini hanya akan melahirkan kebencian pada mereka yang melakukan perusakan lingkungan tanpa melihat siapa sesunggguhnya yang melakukan dan membuat tekanan sehingga semua bencana itu terjadi.

Civitas akademika adalah potensi besar dalam membangun pengelolaan lingkungan yang integrated, comprehensive dan sustainable.Karena itu perlu dikembangkan sebuah konsep yang bisa menyatukan semua elemen dalam sebuah sistem pengelolaan lingkungan, dari sistem ini diharapkan bisa membangun kesadaran tentang pentingnya sebuah pengelolaan lingkungan hidup.

Kampus Hijau (Green Campus) dalam konteks pelastarian lingkungan bukan hanya suatu lingkungan kampus yang dipenuhi dengan pepohonan yang hijau.Kampus Hijau (Green Campus) adalah sejauhmana warga kampus dapat memanfaatkan sumberdaya yang ada dilingkungan kampus secara efektif dan efesien misalnya dalam pemanfaatan kertas, alat tulis menulis, penggunaan listrik, air, lahan, pengelolaan sampah dll.

Green Campus sebagai gerakan yang mulai diterapkan UNS, maka diperlukan adanya kesatuan sitem gerakan Green Campus dari semua pihak civitas akademika UNS.Kesatuan sistem gerakan green campus berwujud adanya komitmen tertulis dari pimpinan universitas, gaya kehidupan kampus, sarana dan prasarana yang memadai, serta perilaku warga kampus yang mendukung gerakan green campus.Komitmen tertulis dari pimpinan universitas merupakan hal yang paling vital.Dalam mewudkan kesatuan sistem gerakan green campus, diperlukan adanya pedoman terkait pengelolaan kampus berbasis  lingkungan.Dalam Peraturan Rektor Universitas Sebelas Maret Nomor: 827A/UN27/KP/2013 Tentang Pedoman Pengelolaan Kampus Berbasis Lingkungan Green Campus Universitas Sebelas Maret, UNS menyelenggarakan pembangunan serta pengelolaan lingkungan kampus yang terarah dan efektif. Sehingga dengan adanya pedoman tersebut nantinya program Kampus Hijau ini dapat terlaksanakan dengan baik dan memberi dampak positif bagi kehidupan civitas akademika UNS.

Gaya kehidupan kampus juga harus berlandaskan prinsip lingkungan, misal dalam penataaan kampus harus semakin diperbesar rasio lahan bukan peruntukan bangunan yang dimanfaatkan untuk ruang terbuka hijau (peruntukan taman dan hutan kampus).Artinya, perguruan tinggi dituntut untuk memperbesar alokasi anggarannya bagi usaha-usaha (melalui program dan kegiatan) yang mendukung upaya penciptaan kampus yang ramah lingkungan.

greencampus-1
Bus kampus, salah satu sarana pendukung gerakan go green

Penggunaan sarana dan prasarana yang mampu menghemat energi, konservasi energi, upaya menemukan sumber-sumber energi terbarukan, bangunan hijau yang terakses oleh sinar matahari dan banyaknya tumbuhan/pohon yang melekat di bangunan gedung, adaptasi ke pengurangan pemanasan global atau kebijakan pengurangan emisi gas kaca, dan lain sebagainya; harus menjadi perhatian secara baik dan berkelanjutan pada masa-masa mendatang. Misalkan model UNS yang menerapkan cara One Student Five Trees yang mewajibkan mahasiswa ataupun mahasiswi menanam dan merawat lima pohon hingga ia lulus.

Langkah tersebut dilakukan sebagai syarat untuk wisuda bagi mahasiswa, dimulai ditahun 2015. Sarana transportasi ke depan harus diusahakan dengan cara memperbanyak kepemilikan sepeda di masing-masing fakultas, sehingga penggunaan sepeda bermesin (sepeda motor maupun mobil pribadi) semakin berkurang diiringi dengan kemudahan akses dalam menggunakan sepeda angin untuk para civitas akademika-nya. Konsekuensinya, penyediaan shelter sepeda, jalur sepeda, tempat parkir sepeda harus diusahakan semakin banyak dan semakin baik kondisinya. Pengadaan bus kampus, syukur tidak berbiaya alias gratis, juga harus dipikirkan. Jalur-jalur pedestrian untuk jalan kaki yang menghubungkan antar fakultas harus pula disediakan.

Pendidikan di bidang lingkungan hidup juga tidak kalah pentingnya. Dalam hal ini perlu dibentuk atittude warga kampus yang berwawasan lingkungan. Mata kuliah yang mengarah pada upaya ramah lingkungan harus mulai diidentifikasi,  termasuk jenis-jenis penelitian dan publikasi ilmiah yang dilakukan ke arah perbaikan lingkungan hidup harus semakin banyak dilengkapi fasilititas pendukung. Diharapkan dengan empat prinsip green campus ini bila dilaksanakan dengan baik dapat mewujudkan kampus hijau yang bukan hanya sekedar hijau namun dapat membangun kampus hijau yang beretika lingkungan bagi kehidupan civitas akademikanya. Karena sesungguhnya green campus itu sendiri adalah nilai.

Oleh: Indah Safitri, NRA. GV-278/XXXI

greencampus-4
Dukung gerakan Green Campus pada kampus kita!
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s