LIFESTRAW SI SEDOTAN AJAIB

ALAT PEMURNIAN AIR KOTOR MENJADI AIR BERSIH SIAP MINUM

Air dikenal sebagai salah satu zat yang paling penting di bumi. Semua yang hidup membutuhkan air untuk bertahan hidup. Air sangat penting untuk pertumbuhan manusia, tanaman dan hewan. Tetapi, ketersediaan air bersih di dunia ini semakin langka. Hampir 4 juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit yang berkaitan dengan air terutama di Afrika, dimana air bersih sangat sulit didapatkan. Di Afrika, jumlah orang yang meninggal karena diare adalah 5-10 kali dari jumlah orang yang meninggal karena perang.

lifestraw-steel-new-2

Langkanya air bersih mendorong sesorang bernama Torben Vestergaard Frandsen untuk “menciptakan” LifeStraw. Alat sederhana ini mampu mengatasi semua krisis air bersih di mana pun. Frandsen memenangi banyak penghargaan internasional untuk penemuan terbaik. Hasil temuan Frandsen ini kemudian mendapat penghargaan dari Majalah Time dan terplih sebagai pemenang untuk kategori “Penemuan Terbaik Tahun 2005” (Majalah Time). Untuk menggunakan LifeStraw, kamu cukup memasukkan LifeStraw ke dalam sumber air kotor termasuk sungai, lalu sedot. Air yang masuk mulut kita adalah air bersih dan higienis. Hebatnya lagi, alat ini bekerja tanpa tenaga listrik, baterai, maupun bahan kima, tetapi murni bekerja secara mekanik, bahkan sama sekali tidak memerlukan suku cadang. Temuan ini tentu bisa mengatasi krisis air bersih yang dialami seperenam penduduk dunia saat ini.

LifeStraw adalah alat pemurnian air kotor menjadi air bersih. Wujudnya tabung kecil, dengan panjang hanya 25 cm dan diameter 29 mm. Pada LifeStraw, kita tinggal mencelupkan ujung alat ini ke air kotor / sumber air kotor, lalu mulut kita menempel pada bagian dan langsung sedot. Luar biasa bukan?

Alat ini juga sudah diujicoba, dan sudah direkomendasikan water.org. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan, air yang masuk ke tubuh manusia sudah bersih, terbebas dari garam, dan sama sekali tidak mengandung bakteri-bakteri berbahaya seperti Salmonella, Shigella, Enterococcus, dan Staphylococcus.

Cara kerja LifeStraw

Alat ini bekerja hanya dengan cara dihisap / disedot. Ketika disedot, alat-alat penyaringan yang ada di dalam tabung langsung bekerja. Ketika kita pertama menyedot alat ini, maka kain polyester (PE) yang pori-porinya berdiameter 100 mikron akan menyaring air kotor. Dalam waktu singkat, air akan disaring lagi oleh kain PE kedua (15 mikron). Dalam dua tahap awal ini, semua partikel besar telah disaring, dan bakteri-bakteri tercegat sehingga tak akan masuk ke mulut kita.

lifestraw-turbidity

Selanjutnya, air dipaksa melalui serat-serat berongga dengan diameter pori-pori yang sangat-sangat kecil, bahkan kurang dari 0,2 mikron. Dengan demikian semua kotoran, bakteri, maupun parasit akan terjebak pada serat dan tidak ikut tersedot ke mulut kita. Yang tersedot benar-benar air bersih dan higienis, sehingga kita terbebas dari penyakit pencernaan seperti difteri, diare, dan kolera.

Setelah selesai minum, kita tinggal meniup tabung ini untuk mengeluarkan kotoran yang menempel pada filter. Benar-benar canggih, karena alat ini hanya menggunakan filter mekanik. Sebelum tahun 2012, pada awal pembuatan, alat ini masih dilengkapi yodium untuk membunuh bakteri. Tetapi kini penyaringan benar-benar bebas dari bahan kimia, sehingga sangat aman.

Situs LifeStraw menyebutkan, serat-serat penyaringan ini memiliki waktu kerja efektif sekitar 1.000 liter air. Artinya, jika hanya digunakan satu orang, maka bisa bertahan selama 1 tahun lebih. Setelah itu perlu diganti yang baru. LifeStraw sudah dijual di Indonesia dengan kisaran harga 200-300 ribu rupiah. Alat ini bisa didapatkan di toko-toko online.

(Dikutip dari berbagai sumber)

fbkvwpaepvmja8gadfhtvtl72ejkfbmt4t8yenimkbwdd7q5lhcqkhwog63n0bxx

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s