MEMBUAT BIVAK DAN MENDAPATKAN MAKANAN

SURVIVAL PENTING UNTUK DIPELAJARI, NAMUN SEBISA MUNGKIN DIHINDARI

Untuk menambah tenaga dan mempertahankan kondisi tubuh serta usaha untuk terlepas dari kondisi survival ada 5 ( lima ) kebutuhan yang harus diusahakan, yaitu :

  1. Perlindungan terhadap faktor yang mengancam
  2. Makanan
  3. Api
  4. Air
  5. Perlengkapan pendukung dan komunikasi dengan pihak luar

Kelima faktor ini merupakan kebutuhan yang sifatnya simultan serta bobot dari masing-masing kebutuhan ini tergantung dari situasi dan kondisi pada saat kita dalam kondisi survival.

BIVAK

  1. Pengertian

Bivak adalah tempat tinggal sementara untuk bertahan hidup yang besifat melindungi dari serangan hawa panas atau dingin dan tempat untuk beristirahat. Hal ini berhubungan dengan survival dalam hal mencari tempat berlindung untuk melakukan pertahanan hidup dari kondisi lingkungan yang buruk. Pembuatan bivak dapat dilakukan dengan bahan-bahan yang diperoleh dari alam, seperti daun dan ranting kayu.

Bila seorang pendaki atau bersama-sama pastikan membawa tenda atau minimal jas hujan dan kantong plastik besar. Tenda merupakan tempat yang paling baik untuk beristirahat dan menentukan target berikutnya untuk esok hari dalam perjalanan serta aman dari angin dan hujan.

Untuk itu diperlukan pengetahuan untuk mendirikan bivak yang sesuai dengan syarat:

  • Bangun pada tempat yang datar
  • Jangan mendirikan bivak di puncak gunung
  • Jangan mendirikan tenda di puncak dan terbuka untuk menghindari bahaya petir
  • Jangan mendirikan tenda tepat di tempat yang cekung
  • Hindari pendirian tenda tepat di bawah kayu lapuk atau mati
  • Tempatkan bagian terbuka dari bivak berlawanan dengan arah mata angin. Dengan mengetahui arah mata angin, maka lebih mudah membaca jatuhnya air hujan sehingga dapat menentukan tempat perapian yang baik.
  1. Tempat membangun bivak

Pada dasarnya bivak bisa dibuat di atas pohon dengan jalan membuat penyangga. Usahakan dengan menggunakan bahan yang kuat seperti bambu, kayu, dll.

Pada umumnya bivak dibuat di atas tanah yang dapat dilakukan pada:

  • Bekas pohon yang telah tumbang yang membentuk rongga di bawahnya. Tetapi harus diperhatikan kualitas kayunya demi keselamatan kita.
  • Bila ditemukan gua sebaiknya diperiksa sekitar gua apakah ada jejak, bau amis, sisa kotoran dari binatang buas. Jika tidak ada, gua dapat ditempati tetapi sebelumnya harus dibersihkan dulu.
  • Membangun dari bahan-bahan yang ada di sekitar kita.
  • Pada daerah yang berbatu, carilah daerah berbatu kokoh dan tidak mudah runtuh.
  1. Cara membangun bivak
  • Lakukan penyesuaian antara tempat dengan tenda yang kita bawa. Itu kalau kita membawa tenda.
  • Ponco atau kantong plastik.
  • Menggunakan bahan-bahan alam.
  1. Macam-macam Bivak
  • Biouvac Buatan (ponco, kain terpal, plysheet,dsb).

ini-baru-bivak

  • Biouvac Alam (kayu, daun, pohon jatuh, goa, bambu, kulit hewan, dsb).

bivak-material-alam

TRAP

Makanan dapat didapatkan dengan menggunakan Trap atau Perangkap. Trap paling sederhana dapat terbuat dari tali atau kawat yang dibentuk lingkaran untuk menjerat hewan.Kayu yang kuat juga dapat digunakan sebagai trap.

rabittrap

  • Letak Trap

Cari sebuah jalur yang menghubungkan antara sarang hewan dengan tempat ia mencari makan dan minum. Buat sebuah rintangan yang ia harus lalui dengan kesulitan. Itulah tempat ideal untuk memasang trap.

        Jangan memasang trap dekat dengan sarangnya, karena ia akan dapat mendengar dan membaui saat kita memasangnya. Jangan juga memasang di tempat ia makan atau minum, karena ia sedang bersiaga dan mengetahui jika ada sesuatu yang tidak biasa.

Pasanglah trap di sisi jalur yang dilaluinya, dan ketika kita muncul tiba-tiba ia akan segera menuju ke tempat aman terdekat, yaitu di sisi jalur, di saat itulah kemungkinan trap akan berfungsi dengan baik.

  • Tipe Trap

        Berdasarkan prinsip kerja, trap dapat dikelompokkan menjadi:

  • Mangle, menindih

fig8-13

  • Strangle, menjebak

images

  • Dangle, menggantung

survival-snares-7

  • Tangle, mempersulit gerak

Itulah beberapa teknik mengenai survival, yaitu cara membuat bivak dan mendapatkan makanan. Teknik-teknik tersebut wajib dipelajari, namun sebisa mungkin dihindari, dengan mempelajari teknik manajemen perjalanan, sehingga kita dapat terhindar dari situasi terburuk, yaitu survival.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s