SEKOLAH SUNGAI GOPALA VALENTARA DAN BPBD BOYOLALI

ADHI DARWA PUJANGGA, “SUMBER AIR YANG UNGGUL”

Adhi Drawa Pujangga yang berarti Sumber Air yang Unggul adalah komunitas Gerakan Sekolah Sungai Indonesia di daerah Boyolali. Adhi Drawa Pujangga didirikan pada 29 September 2016 dan di kukuhkan pada 22 Oktober 2016. Salah satu anggota dari komunitas ini adalah Anggota Luar Biasa ( ALB ) GOVA, yaitu Mas Totok Sudaryanto.

img_20161211_120006

Sekolah sungai kerjasama Gopala Valentara dengan BPBD Boyolali  dilaksanakan pada 11 Desember 2016 di kali Guyangan daerah Pengging, Boyolali. Acara ini ditujukan untuk masyarakat sekitar kali Guyangan dan Mapala / OPA khususnya Mapala / OPA Solo Raya. Tujuan dari sekolah sungai adalah memberikan pengetahuan kepada kita mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai dan bagaimana cara mengelola air sebgai sumber kehidupan.

Pukul 08.00 WIB kami berangkat dari Sekretariat Gopala Valentara sebagai Meeting Point menuju kali Guyangan, Boyolali. Sekitar pukul 09.00 WIB kami sampai di tempat tujuan. Peserta yang ikut yaitu 31 orang, 12 orang dari anggota aktif GOVA dan 19 orang dari Mapala lain. Selain kami, masyarakat sekitar pun ikut berpartisipasi dalam acara sekolah sungai.

Setelah semua berkumpul acara dibuka oleh Anggota dari komunitas Adhi Drawa Pujangga. Setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian materi. Ada banyak materi yang disampaikan dalam sekolah sungai. Selain materi mengenai pentingnya arir dan cara pengelolaannya ada juga materi mengenai SAR AIR dan  prakteknya.

img_20161211_120505
Membersihkan salah satu sungai

Materi pertama mengenai air dan kali Guyangan. Air merupakan suatu siklus. Sungai dari hulu menuju ke laut kemudian terjadi hujan dan turun ke bumi. Ketika air dikelola dengan baik maka akan mendatangkan berkah karena air merupakan sumber kehidupan bagi manusia. Dengan diadakan sekolah sungai ini diharapkan agar kesadaran dari masyarakat semakin tinggi. Karena kali Guyangan merupakan hulu sungai maka disampiaikan kepada seluruh masyarakat sekitar khususnya agar dapat memanfaatkannya dengan baik dan tidak menyalah gunakan.

Selain itu dijelaskan mengenai tumbuhan konservasi air. Tumbuhan konservasi air adalah  tanaman konservasi yang mampu menjaga ekosistem air. Sistem perakaran tanaman bambu sangat rapat. Akar-akarnya menyebar ke segala arah, baik menyamping atau pun ke dalam. Lahan tanah yang ditumbuhi rumpun bambu biasanya menjadi sangat stabil. Tak mudah terkena erosi. Oleh karena itu air juga lebih mudah menyerap ke dalam tanah yang ditumbuhi tanaman tersebut.Contoh dari tumbuhan tersebut adalah pohon Beringin, pohon Gayam, pohon Nyamplung, dan pohon Bambu.

Setelah itu dilanjutkan dengan materi kebencanaan dan SAR air. Karena bencana di Indonesia sebanyak 80% terjadi di air maka pemerintah mengadakan program sekolah sungai. Selain kami mendengarkan materi, kami juga diajak terjun langsung ke sungai untuk pengenalan tumbuhan konservasi air dan materi SAR air. Kami sangat antusias.

Setelah pengenalan tumbuhan konservasi di kali Guyangan, kami menuju ke sungai dekat kali Guyangan untuk mendapatkan materi SAR air. Sebelumnya kami melaksanakan sholat Dzuhur terlebih dahulu dan makan siang.

Dalam materi SAR air kami  juga dikenalkan dengan alat diving dan dipraktekkan oleh SAR Boyolali. Kami terjun langsung ke sungai dan memerhatikan materi yang disampaikan di sungai. Sekitar pukul 15.00 WIB materi telah usai. Sebelum kami kembali ke Solo, kami diajak oleh Anggota Luar Biasa ( ALB ) GOVA mas Totok ke salah satu umbul di daerah Pengging. Air disana sangat segar dan bening. Tidak terasa kamui bermain air sampai pukul 16.30 WIB.

Setelah puas bermain air dan membersihkan diri kami kembali ke tempat pertama kami datang yaitu kali Guyangan. Sebelum pulang kami berfoto dahulu untuk kenang-kenangan dan dokumentasi acara sekolah sungai di daerah Pengging.

dscn7886
Salah satu umbul di daerah Pengging

Pesan dari acara ini adalah  ” mari kita bersama-sama membangun, merawat, dan meningkatkan kesadaran untuk memelihara  air. “

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s