DIKLANTAP GUNUNG HUTAN

SEKAR SATRIO PENJEJAK CEMORO WAYANG

Diklantap Gunung Hutan Gopala Valentara tahun ini berlangsung selama 3 hari pada 23-25 Februari 2018 yamng diikuti oleh 2 orang Anggota Muda Diklatsar XXXIV yaitu Abyanto Timur dan Disty Allygita. Dan juga bersama 4 orang kakak pendamping yaitu Krismona Dewi, Anditya Gilang, Faradian Ilham, dan Aldrian Bagus. Kami berangkat pada Jumat (23/2) pukul 14.30 menuju Terminal Tawangmangu menggunakan kendaraan bus dan dilanjutkan dengan kendaraan mobil menuju Samin.

Untitled-2
Peserta Diklantap Gunung Hutan

Sekitar pukul 17.30, peserta mulai membangun bivak, kemudian diarahkan dari pinggir jalan besar (Jalan Raya Matesih-Tawangmangu) untuk berjalan menuju tempat camp, melewati lahan perkebunan yang luas. Pukul 19.00, bivak selesai dibangun dan peserta mulai melakukan refresh materi Ilmu Medan Peta, dan Kompas bersama pendamping. Selesai refresh materi, briefing untuk perjalanan besok dan pukul 20.00, peserta beristirahat.

IMG_6663
Peserta mendirikan bivak dan memasak

Sabtu (24/2) pukul 08.00, peserta memulai perjalanan setelah melakukan resection dan menentukan titik koordinat lokasi (puncak) tujuan. Kemudian kita menuju ke arah selatan, mengikuti plot jalur yang telah dibuat, peserta terus menyusuri jalan setapak. Pukul 11.00, peserta berhenti dan beristirahat di sebuah puncak karena telah yakin puncak tersebut adalah titik tujuan. Namun, setelah melakukan resection ternyata puncak tujuan masih berada sekitar beberapa ratus meter di depan. Satu jam berjalan, akhirnya peserta sampai di tujuan yaitu, puncak 1880 mdpl.

 

IMG_6671
Peserta mencari titik koordinat puncak tujuan yang pertama.

 

Selanjutnya, peserta diberikan titik koordinat tujuan kedua. Tujuan peserta yang kedua ini, belakangan diketahui bernama Puncak Cemoro Wayang. Pada hari yang sama, peserta belum dapat muncak karena waktu saat itu menunjukan pukul 15.30 setelah peserta melalui perjalanan dengan plot jalur yang membingungkan peserta itu sendiri. Karena itu, peserta memutuskan untuk membangun bivak, beristirahat di punggungan Cemoro Wayang.

Minggu (25/2) atau hari kedua Diklantap Gunung Hutan, sekitar pukul 09.00, peserta sudah berada di Puncak Cemoro Wayang dan melanjutkan perjalanan menuju tujuan berikutnya yang terbilang cukup jauh dari tempat peserta berada saat itu. Memakan waktu 2 jam untuk peserta sampai pada sebuah bukit yang menjadi tempat pelantikan peserta Diklantap Gunung Hutan Gopala Valentara menjadi Anggota Divisi Gunung Hutan Gopala Valentara. Walaupun bukan titik tujuan yang diberikan sebelumnya, namun di bukit itulah Diklantap Gunung Hutan Gopala Valentara ditutup.

IMG_6703
Puncak Cemoro Wayang

 

Diklantap ini diberikan nama Sekar Satrio Panjejak Cemoro Wayang. Sekar yang melambangkan seorang perempuan dan Satrio sebagai laki-laki yang berjiwa kesatria, menjejakan kaki mereka di Puncak Cemoro Wayang. Dengan harapan, Sekar-Satrio dapat terus membawa nama baik Divisi Gunung Hutan Gopala Valentara di waktu yang akan datang.

IMG_6776
Satrio Panjejak Cemoro Wayang

Oleh : Abyanto Timur AMGV/XXXVI

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s