PENGEMBARAAN AIR

Berkenalan dengan Sungai Cisadane

Pengembaraan, salah satu agenda wajib anggota muda Gopala Valentara setelah melakukan Diklantap. Kegiatan ini menjadi salah satu syarat anggota muda untuk naik menjadi anggota penuh. Berhubungan dengan dipilihnya Gunung Gede Pangrango sebagai tempat pengembaraan gunung hutan,  untuk pengembaraan air kami memilih Sungai Cisadane, Bogor, Jawa Barat. Karena kami memilih untuk melakukan dua kali pengembaraan dalam satu kali perjalanan. Pengembaraan kami kali ini diikuti oleh empat anggota muda yaitu Disty Allyagita C, Abyanto Timur, Fajar Nur S, dan Rizky Prasetyo.

WhatsApp Image 2018-07-17 at 3.34.36 PM
Persiapan pemberangkatan Pengembaraan Air dengan foto bersama di depan Gedung 1 FH UNS

Kegiatan pengembaraan gunung hutan dan air dilaksanakan pada 17-21 Juli 2018. Kami melakukan perjalanan menaiki bus dari Solo sampai daerah Tajur, Bogor. Dari daerah Tajur kami melanjutkan perjalanan sampai Cisadane menggunakan angkot hingga ke basecamp. Dalam pengarungan ini kami menggunakan operator rafting Alamanda. Disana kami sudah diberi fasilitas dari basecamp hingga alat-alat pengarungan. Kami juga tidak mengarung sendiri. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pengarungan kami ditemani tiga orang skipper dari operator Alamanda. Walaupun disini kami tetap membawa perahu sendiri namun dibimbing oleh tiga orang skipper tersebut. Sepanjang Sungai Cisadane kami melewati tiga jeram yaitu  jeram blender, jeram kuda liar, dan jeram kerinduan. Pada setiap jeram pun kami selalu melakukan scouting terlebih dahulu untuk menentukann jalur mana yang akan diambil dan menghindari perahu terbalik. Pada setiap jeram, kami saling bergantian menjadi skipper. Sebagai pemula, kami tentunya menemukan banyak kesulitan pada setiap jeramnya. Untungnya kami tidak mengalami perahu terbalik, karena tingkat  kecuraman jeram yang cukup tinggi. Kecuraman jeram ini terjadi karena musim kemarau sehingga volume air sedikit.

WhatsApp Image 2018-09-28 at 7.11.33 PM
Persiapan Pengarungan Sungai Cisadane

Setelah melewati dua jeram kami tidak lupa menerapkan materi renang jeram. Ketiga skipper tersebut mengarahkan kami pada jeram yang tidak terlalu deras. Kami secara bergantian melakukan renang jeram. setelah selesai kami melewati jeram terakhir yaitu jeram kerinduan yang setelahnya merupakan aliran air yang cukup tenang. Sebelum mendekati finish kami mempraktekan materi flip flop. Namun sayangnya karena kondisi air yang dangkal, kami tidak bisa menerapkan materi naik perahu secara efektif.

Akhirnya kami mendekai finish pengarungan. Pengarungan kami ditutup dengan melewati dam yang tingginya kurang lebih dua meter. Pada dam ini, semua anggota muda menaiki satu perahu dengan satu skipper yang menemani. Kami diajarkan bagaimana posisi tubuh saat melewati dam yaitu harus melentang ke belakang. Kami pun akhirnya memasuki finish dan pengarungan kami selesai.

WhatsApp Image 2018-09-28 at 7.11.21 PM
Foto peserta setelah menyelesaikan pengarungan

 

Kami merasa cukup puas dengan pengarungan kami, karena ini pertama kali Gopala Valentara mengarungi sungai yang ada di Jawa Barat. Walaupun masih banyak keterbatasan dalam materi dan kondisi sungai, kami tetap senang mencoba hal baru. Sayangnya pengarungan ini memiliki dokumentasi yang sangat sedikit. Kami sudah merekam selama pengarungan, namun ternyata semua video itu tidak tersimpan. Sungguh sangat disayangkan momen itu tidak terabadikan, namun pengalaman yang kami dapat tetap menjadi yang nomor satu.

Oleh : Disty Allyagita C. NRA: GV-296/XXXIV

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s